Awas Bubble! Saham Tesla Sudah Kemahalan

Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten mobil listrik terbesar di AS, Tesla Inc atau dengan kode saham TSLA, terus melesat dan kian mahal harganya. Apalagi, baru-baru ini, Tesla masuk kategori perusahaan terbesar keenam di indeks S&P 500.

Presiden DC investment, Michael K Farr, mengemukakan beberapa catatan terkait saham Tesla ini. Baginya, harga saham Tesla sangat mahal.

“Masalahnya muncul ketika ekspektasi yang fantastis mengecewakan dan pemegang saham,” kata Micahel, dalam ulasannya di CNBC International, Jumat (1/01/2021).


Saham pembuat mobil listrik ini telah ditambahkan ke Indeks S&P 500 minggu lalu. Tapi sahamnya masih naik 690% tahun ini dan sekarang memiliki nilai kapitalisasi pasar hampir $ 617 miliar.

“Ini menjadikan Tesla perusahaan terbesar keenam di S&P 500, dan dengan metrik apa pun, saham perusahaan ini mahal,” katanya lagi.

Dilihat dari sisi rasio price to earnings, secara keseluruhan di indeks S&P 500 saat ini sekitar 22,3 kali untuk perkiraan pendapatan berdasarkan konsensus untuk tahun 2021.

Memang benar, pendapatan TSLA diproyeksikan tumbuh dengan pesat selama beberapa tahun ke depan, tetapi harga saham masih 77 kali lipat dari perkiraan konsensus 2024. Jika kedengarannya mahal, lihat kelipatan harga ke penjualan (price to sales). Rasio rata-rata untuk S&P 500 adalah 2,7x sementara Tesla lebih dari 13x.

Dengan harga saham terus melonjak ini, tetapi apakah ini peluang investasi yang luar biasa dengan penilaian pasar sebesar $ 616 miliar?

Perusahaan ini, sekarang bernilai lebih dari dua kali lipat valuasi pasar gabungan dari Ford, GM dan Toyota! Mungkinkah suatu hari nanti bisa bernilai tiga kali lipat? Mungkin.

Dalam mempertimbangkan untuk membeli saham Tesla, ada dua poin: semuanya sama, ketika membeli saham dengan penilaian tinggi, pengembalian masa depan yang Anda harapkan akan turun. Poin kedua, katanya, semua perusahaan dengan pertumbuhan tinggi memulai perdagangan untuk mengantisipasi pertumbuhan besar di masa depan.

Ketika pertumbuhan itu berhasil terwujud, seperti yang terjadi pada perusahaan seperti Amazon, Facebook, semuanya baik-baik saja. Tetapi untuk setiap Amazon dan Facebook ada banyak perusahaan yang berjuang hanya untuk bertahan dari penurunan ekonomi pertama mereka.

“Intinya adalah untuk membangun perusahaan yang sukses dan Amazon, Microsoft dan Tesla, ide-ide hebat dan eksekusi yang sempurna perlu dikombinasikan dengan keberuntungan dan waktu yang tepat,” katanya lagi.

Kemahalan

Dalam kesempatan terpisah, sebelumnya, Co-founder dan CEO Tesla Elon Musk mengeluarkan pernyataan tak bisa. Dia mengaku bahwa harga mobil listrik Tesla kemahalan.

Pernyataan ini disampaikannya pada paparan kinerja keuangan perusahaan pada Rabu (23/7/2020) waktu Amerika Serikat, seperti dikutip CNBC Indonesia dari Digital Trends, Kamis (23/7/2020).

“Hal yang paling mengganggu saya saat ini adalah mobil kami tidak cukup terjangkau,” kata Musk. “Kita harus memperbaiki itu. Kami tidak berusaha jadi bangkrut […] tetapi kami juga tidak mencoba menjadi super menguntungkan.”

Meski Elon Musk menyampaikan hal tersebut, tak berarti hal tersebut segera terjadi. Selama beberapa tahun terakhir ia telah banyak berjanji namun belum kesampaian. Contohnya pada 2016 ketika ia berjanji untuk membuat mobil Tesla sepenuhnya otonom di 2017, hingga kini pernyataan itu belum terealisasi.

Harga mobil Tesla memang tidak murah. Mobil Tesla Model 3 standar, yang disebut sebagai mobil termurah, harganya mencapai US$39.990 per unit atau setara Rp 579,86 juta (asumsi Rp 14.500/US$) atau lebih malah US$15.000 dari mobil Toyota Camry yang banyak dipuji.

Tesla Model Y Modella yang mewah dengan fitur terbaik dijual US$60.000 per unit atau US$20.000 lebih malah dari mobil sedan Mercedes class C yang populer. SUV Tesla Model X dijual US$ 99.990 per unit.

Meski mobil Tesla dianggap mahal, saham perusahaan terus diburu investor. Hal ini membuat harga saham terus mendaki. Bahkan mengantarkan Elon Musk jadi orang terkaya ke-5 di dunia dengan nilai kekayaan US$ 74 miliar.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)