Baru Berdiri, Holding Asuransi Sudah Punya Rating Mentereng

Jakarta, CNBC Indonesia – Holding Asuransi dan Penjaminan BUMN, Indonesia Financial Group (IFG) mendapatkan rating AAA dengan outlook stabil dari lembaga pemeringkat Pefindo. Peringkat tersebut mencerminkan kondisi kesehatan keuangan perusahaan yang terbaik.

Dalam keterangannya, Pefindo menyebutkan obligor dengan peringkat ini dinilai dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah superior.

“Peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang sangat kuat dari pemerintah, profil kredit yang sangat kuat dari anak-anak perusahaan asuransi dan penjaminan, serta likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang kuat. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh kinerja operasional yang berada pada tingkat rata-rata karena pandemi Covid-19,” tulis keterangan tersebut, dikutip Sabtu (2/1/2021).


Menurut Pefindo, selama pandemi Covid-19, perusahaan ini masih memiliki profit kredit yang terkendali dari anak-anak usahanya yang memiliki posisi kuat di bisnis yang dijalankannya ditambah dengan posisi likuiditas yang kuat.

Posisi investasi yang ditempatkan pada aset likuid ditempatkan pada deposito berjangka di bank-bank terkemuka, surat berharga dan obligasi pemerintah, dan reksadana non-ekuitas juga dinilai dapat terkelola.

“Kami memiliki ekspektasi bahwa empat anggota perusahaan holding memiliki penyangga likuiditas yang memadai, bahkan dengan antisipasi klaim yang lebih tinggi dari asuransi kredit, karena ekspektasi kami pemerintah akan ikut serta dalam memberikan dukungan atas program-program mereka.”

Namun demikian, rating ini bisa diturunkan jika terdapat bukti material atas penurunan dukungan dari pemerintah, atau perubahan peran perusahaan di industri asuransi dan penjaminan.

Sekretaris Perusahaan IFG Oktarina Dwidya Sistha mengatakan perusahaan terus berupaya untuk mendorong peningkatan kinerjanya pada 2021. Salah satunya adalah dengan pendirian anak usaha baru yakni IFG Life.

“Peringkat ini akan menjadi modal dan semangat baru di tahun 2021 untuk bekerja lebih keras untuk menghasilkan kinerja terbaik serta mempertahankan peringkat tersebut…,” kata Oktarina dalam keterangan resminya.

Adapun pendirian IFG Life ini nantinya akan menjadi sumber pertumbuhan anorganik perusahaan. Dimana perusahaan baru ini akan menerima migrasi polis asuransi dari nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) hasil restrukturisasi.

Untuk diketahui, perusahaan ini memiliki total aset secara konsolidasi sebesar Rp 76,2 triliun. Adapun total premi bruto sebesar Rp 18 triliun, dimana total dana kelolaan konsolidasi holding mencapai Rp 81,8 triliun.

Perusahaan ini memiliki anak usaha antara lain PT Jasa Raharja, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Graha Niaga Tata Utama, PT Bahana TCW Investment Management, PT Bahana Sekuritas, PT Bahana Artha Ventura, dan PT Bahana Kapital Investa.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)