Belum 5 Menit, Asing Borong Saham di Bursa RI Rp 100 M Lebih

Jakarta, CNBC Indonesia – Kabar positif mengenai vaksin Covid-19 yang sudah tiba di Indonesia disambut positif oleh investor. Hal ini terlihat dari aksi beli bersih yang dilakukan pelaku pasar asing di bursa saham domestik.

Tercatat, berdasarkan data perdagangan BEI, pelaku pasar asing sudah melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 135 miliar di awal 26 menit pertama perdagangan.

Saham-saham yang banyak diborong asing antara lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 90,5 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 163,4 miliar. Selanjutnya, PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 126,9 miliar. Lalu, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) dengan aksi beli bersih senilai Rp 71,9 miliar.


Hal ini membuat laju Indeks Harga Saham Gabungan menguat pagi ini sebesar 1,21% ke level 5.880,13 poin.

Data perdagangan BEI mencatat, nilai transaksi sudah menembus Rp 2,98 triliun dengan frekuensi sebanyak 229.975 kali.

Sebanyak 265 saham terpantau menguat, 92 saham bergerak melemah. Sedangkan, 169 saham lainnya bergerak mendatar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan Senin(7/12/20) dibuka terbang0,75% ke level 5.854,30. Selang 2 menit IHSG masih menghijau tebal 1,37% di level harga 5.883,02 setelah Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang juga diuji klinis di dalam negeri dan dipesan RI akhirnya mendarat di Tanah Air kemarin malam.

Kedatangan vaksin Sinovac ke Tanah Air menjadi sentimen positif tersendiri pad aperdagangan hari ini. Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin yang diangkut menggunakan pesawat milik maskapai PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), pesawat jenis Boeing 777-300ER tersebut mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 21.25 WIB pada Minggu (6/12/2020).

Samuel Sekuritas Indonesia menyebutkan sentimen di pasar akan datang dari datangnya 1,2 juta dosis vaksin baru saja tiba tadi malam di bandara Soekarno Hatta. Vaksin tersebut adalah vaksin merk Sinovac yang sudah di uji klinis di Bandung sejak Agustus lalu.

Kedepannya 1.8 juta dosis tambahan akan diusahakan untuk tiba pada awal Januari. Selain vaksin dalam bentuk jadi, 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku akan datang pada bulan ini dan 30 juta dosis pada bulan Januari. Sentimen dari optimisme vaksin inilah yang akan mendorong pergerakan pasar hari ini untuk menguat.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)