Bos Garuda Buka-bukaan soal Distribusi Vaksin Covid-19 RI

Jakarta, CNBC IndonesiaPemerintah sudah memastikan akan menggratiskan vaksin Covid-19 bagi seluruh warga Indonesia. Garuda sebagai maskapai yang memiliki sertifikat Pharmaceutical Certificate untuk Pharmaceutical Good Distribution Practice (GDP) pada November lalu siap untuk mendistribusikan vaksin.

Garuda menjadi maskapai pertama yang mengantongi sertifikat itu, untuk layanan kargo barang farmasi, obat-obatan dan vaksin.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) Irfan Setiaputra menegaskan armada Garuda siap mengangkut vaksin covid-19 ke seluruh penjuru Indonesia.


Pihaknya termasuk anak usaha Citilink sudah menyiapkan armada untuk mengemban tugas distribusi itu. Apalagi pemerintah sudah memastikan akan menggratiskan vaksin covid-19 bagi seluruh warga Indonesia.

“Posisi kami nyatakan siap, sebagai salah satu maskapai yang memperoleh sertifikasi pengangkutan vaksin. Kami bersiap membawa termasuk Citilink, kami siapkan penerbangan tertentu jika dibutuhkan,” katanya kepada CNBC Indonesia, Rabu (16/12).

Dia menjelaskan Garuda memiliki pesawat berjenis ATR yang bisa menjangkau pelosok daerah, sehingga lebih mudah untuk mendistribusikan vaksin ke daerah terpencil jika ditugaskan. Tapi hingga saat ini belum ada penugasan untuk pengangkutan vaksin covid-19.

“Kami tidak mengajukan proposal ini penugasan dari stakeholder terkait, yang jelas kami siap, kalaupun yang ditugaskan maskapai lain juga tidak apa-apa, karena ini bicara kemanusiaan,” katanya.

Kabar baik ini membuat saham GIAA di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak ke zona hijau. Data BEI mencatat, pada pukul 10.11 WIB, saham GIAA naik 0,45% di level Rp 448/saham, dengan nilai transaksi Rp 16,74 miliar.

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)