Cara Memulai Usaha: Rencana dan Modal

Cara Memulai Usaha: Rencana dan Modal

Di zaman sekarang, masyarakat lebih memilih usaha sendiri dibanding harus bekerja berangkat pagi pulang malam dan belum lagi ada tekanan dari atasan serta gaji yang tidak seberapa. Membuat usaha sendiri menjadi pilihan banyak orang karena lebih bebas dan tidak terikat oleh aturan orang lain. Akan tetapi untuk membuat suatu usaha  tidak bisa sembarangan.

Mungkin bagi sebagian melihat orang usaha merupakan hal yang mudah, padahal tidak. Perlu berbagai cara dan persiapan dalam melakukan usaha atau bisnis tersebut. Banyak yang harus diperhitungkan dengan matang. Di bawah ini akan kita bahas mengenai beberapa hal yang harus diketahui bersama dalam membuat usaha:

Perencanaan Awal sebuah Usaha

Untuk membuat usaha tentu ada beberapa hal yang perlu direncanakan dengan baik dan benar, yaitu:

1. Apa Usaha yang Ingin Anda Bangun

Tentukan usaha apa yang ingin Anda bangun. Ada banyak sekali jenis usaha yang bisa Anda lakukan dari mulai usaha kuliner, usaha fashion, usaha kecantikan, usaha permesinan, dan lain sebagainya.

2. Apa saja yang Dibutuhkan

Anda juga harus merencanakan apa saja yang Anda butuhkan untuk memulai usaha misal Anda ingin membuat usaha kuliner. Maka yang dibutuhkan adalah alat makan, alat masak, bahan baku masakan, kemasan makanan, dapur, dan lain sebagainya.

3. Tentukan Siapa Target dari Bisnis Anda

Selanjutnya tentukan siapa target pasar Anda. Untuk contoh usaha kuliner, targetnya bisa anak muda, acara besar (katering), dll.

Penentuan Modal Usaha

Dalam usaha hal modal berupa keuangan merupakan salah satu hal yang paling penting.  Mengapa demikian?  Karena dengan modal maka Anda bisa melakukan berbagai hal untuk mempersiapkan usaha Anda sebelum dibuka dan dipasarkan ke masyarakat. Lalu bagaimana cara mendapatkan modal usaha tersebut?  Berikut penjelasannya:

1. Tabungan

Pertama, Anda bisa menggunakan uang tabungan jika memilikinya. Dengan menggunakan uang tabungan maka usaha yang Anda rintis merupakan usaha mandiri dan milik Anda sendiri. Semua tanggung jawab dari perusahaan bertumpu pada Anda. Semua hal yang berkaitan dengan usaha merupakan kebijakan Anda sendiri.

2. Bekerja sama dengan Perusahaan Lain

Selanjutnya, Anda bisa juga bekerja sama dengan perusahaan lainnya. Anda bisa mengajukan proposal usaha yang akan Anda rintis kepada perusahaan yang lebih besar. Lalu jika mereka setuju maka akan diberikan bantuan modal akan tetapi nanti keuntungannya harus dibagi sesuai dengan seberapa besar perusahaan tersebut memberikan modal.

3. Mengajukan Pinjaman

Dan yang terakhir dan yang paling banyak dilakukan adalah dengan mengajukan pinjaman. Mengapa demikian?  Karena pinjaman ini bisa dilakukan kapan saja dan lebih cepat mencairkannya. Untuk pengembalian dananya sendiri juga mudah karena Anda bisa mengangsur dari keuntungan usaha Anda.

Ada beberapa pilihan untuk mengajukan pinjaman, pertama bisa di bank akan tetapi prosesnya lumayan sulit. Kedua, pinjam ke perorangan akan tetapi tidak jelas akan bunga dan lainnya. Dan yang ketiga Anda bisa menggadaikan beberapa barang berharga seperti BPKB kendaraan yang hampir semua masyarakat kini punya.

Cara Memilih Perusahaan Pembiayaan yang Baik dan Terpercaya

Untuk mendapatkan pinjaman modal usaha Anda bisa menggunakan perusahaan pembiayaan sehingga modal usaha Anda dapat terpenuhi dengan mudah. Akan tetapi tidak semuanya perusahaan pembiayaan ini dapat Anda pilih. Ada beberapa kriteria yang harus Anda perhatikan dalam memilihnya. Apa saja itu?  Berikut penjelasannya secara lengkap:

1. Terdaftar di OJK

Pertama, pastikan perusahaan tersebut telah terdaftar di OJK. Apa itu OJK?  OJK merupakan singkatan dari Otoritas Jasa Keuangan yang merupakan salah satu organisasi yang resmi milik negara yang bekerja untuk mengawasi berbagai kegiatan dari semua perusahaan keuangan. Bukan hanya bank akan tetapi juga termasuk perusahaan pembiayaan seperti leasing.

2. Memiliki Nama dan Kepercayaan Besar di Mata Masyarakat

Yang kedua, pastikan perusahaan tersebut memiliki nama yang besar dan juga telah dipercaya banyak masyarakat di Indonesia. Lihat berapa cabang yang telah berdiri di Indonesia dan seberapa banyak masyarakat yang kini menggunakan jasa dari perusahaan tersebut. Dengan kepercayaan masyarakat yang tinggi maka integrasi dari perusahaan patut untuk dipertimbangkan.

3. SOP-nya Jelas

Selanjutnya, Anda harus memastikan Bahwa SOP dari perusahaan tersebut jelas. Pastikan SOP yang digunakan ini tidak memberatkan Anda sebagai seorang nasabah. Pastikan sebelum. Tandatangan, Anda telah membaca semua poin yang harus disetujui sehingga Anda tidak akan kecewa di akhir.

4. Cepat Cair

Untuk dana pinjaman modal usaha seharusnya dananya cepat cair. Jika Anda harus menunggu waktu yang lama maka usaha tidak akan segera dimulai. Oleh karena itu, pilih perusahaan yang dapat mencairkan dana dengan mudah dan cepat agar usaha atau bisnis yang akan Anda lakukan tersebut tidak tertunda-tunda lagi.

5. Tidak Memberatkan Angsuran

Dan yang terakhir adalah tidak memberatkan angsuran. Cek bunga yang diberikan jangan sampai bunganya terlalu tinggi sehingga walaupun diangsur per bulan jika usaha kurang lancar maka akan sangat berat mengangsurnya. Oleh karena itu lakukan simulasi terlebih dahulu dan hitung semua hal secara matang.

Pengembalian Modal Usaha

Lalu bagaimana cara mengembalikan modal usaha yang telah dipinjam atau yang telah dikeluarkan oleh Anda sendiri?  Berikut penjelasannya?:

1. Untuk Diri Sendiri

Untuk Anda sendiri maka harus membuat usaha menjadi lebih banyak diminati oleh masyarakat. Lakukan inovasi agar produk yang Anda jual laku di pasaran. Lakukan promosi dengan intensif serta menarik para pelanggan dan nantinya mendatangkan profit yang lebih besar dari perkiraan Anda.

2. Untuk Perusahaan Pembiayaan

Bagi Anda yang mengajukan pinjaman ke perusahaan pembiayaan maka setiap bulannya harus mengembalikan dananya. Sisihkan sebagian dari keuntungan usaha untuk dapat membayarkan cicilan setiap bulan. Cek waktu jatuh tempo dan jangan sampai telat membayar agar tidak semakin besar.

Penutup

Kini banyak orang memilih untuk membuka usahanya sendiri karena lebih bebas dan tidak ada tekanan dalam bekerja. Usaha juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang saat ini tidak memiliki pekerjaan dan juga penghasilan. Namun, Anda sendiri dalam membuat usaha pasti dari hal yang paling kecil terlebih dahulu bukan? Setelah berangsur-angsur membaik keadaannya maka baru bisa membuat usaha menjadi besar, semuanya butuh proses.

Namun, untuk masalah modal, Anda bisa sekali untuk gadai BPKB motor untuk usaha kecil dan gadai BPKB mobil untuk usaha menengah di bpkbsaya.com. lakukan simulasi terlebih dahulu di web agar ada bayangan untuk mengambil dan mengangsur baru ketika cocok bisa menghubungi customer service yang sudah disediakan.

Berada dalam naungan perusahaan leasing terbesar di Indonesia BFI Finance dan telah terdaftar di OJK (otoritas Jasa Keuangan)  akan menjamin keamanan dan juga kemudahan dalam mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB motor, mobil, atau truk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *