Cash is King! Dolar AS Diburu, Harga Emas Susah Melaju

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga emas dunia di pasar spot naik sangat tipis. Kenaikan harga sang logam mulia terbatas, mengingat mata uang dolar Amerika Serikat (AS) juga sedang perkasa.

Pada Kamis (24/12/2020) pukul 07:00 WIB, harga emas naik tipis hampir flat 0,01% ke US$ 1.872,09/troy ons. Dalam sepekan terakhir, harga komoditas ini hanya naik kurang dari 0,5%.


Kenaikan harga emas tidak bisa tinggi karena dolar AS juga sedang dalam tren apresiasi. Dalam sepekan terakhir, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia) menguat 0,66%.

Emas adalah komoditas yang dibanderol dalam dolar AS. Saat mata uang Negeri Paman Sam menguat, emas jadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain. Permintaan emas akan berkurang sehingga harganya terpangkas.