IHSG Melesat, Level 6.000 di ‘Depan Pintu’! BBCA Diborong

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (14/12/20) dibuka melesat 0,35% ke level 5.959,27. Selang 15 menit IHSG masih melesat 0,69% ke level 5.976,25.

IHSG mampu menghijau setelah ada sentimen dari luar negeri saat otorisasi makanan dan obat-obatan Amerika Serikat (FDA) menyetujui vaksin Pfizer untuk penggunaan darurat.

Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 57 miliar di pasar reguler hari ini dengan nilai transaksi hari ini menyentuh Rp3,2 triliun.


Tercatat asing melakukan jual bersih di saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 25 miliar dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 21 miliar.

Asing juga melakukan beli bersih (net buy) di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 71,2 miliar dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Rp 12,3 miliar.

Dari Paman Sam,FDA akhirnya menyetujui penggunaan darurat vaksin Pfizer dan BionTech. Keputusan tersebut tentunya bisa menjadi sentimen positif bagi pasar finansial, termasuk juga di Indonesia pada perdagangan hari ini, Senin (14/12/2020).

“Otorisasi FDA untuk penggunaan darurat vaksin Covid-19 pertama merupakan tonggak penting dalam memerangi pandemi dahsyat yang telah memengaruhi begitu banyak keluarga di AS dan di seluruh dunia,” kata komisaris FDA Stephen Hahn dikutip Guardian pada Jumat (11/12/2020).

AS mengikuti negara lain, termasuk Inggris, Kanada, dan Meksiko, yang juga telah mengesahkan vaksin Pfizer-BioNTech untuk penggunaan publik yang lebih luas.
Pemerintah AS berencana untuk mendistribusikan 2,9 juta dosis dalam tempo 24 jam, dan 2,9 juta dosis 21 hari kemudian untuk suntikan kedua.
Vaksinansi besar-besaran pertama akan dilakukan pada Senin pagi (14/12/2020).

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)