Joss! IHSG Dekati 6.200, Saham-saham Ini Bikin Indeks Melesat

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menguat mendekat level psikologis 6.200 pada perdagangan Senin ini (21/12/2020). Hingga pukul 10.42 WIB, indeks acuan pasar modal RI ini tembus 6.175, atau naik 1,17%.

Data perdagangan menunjukkan, pada perdagangan awal pekan, IHSG dibuka hijau 0,45% ke level 6.131,62. Selang 15 menit IHSG masih hijau 0,73% ke level 6.150,22 setelah sentimen stimulus fiskal jumbo di Paman Sam yang berhasil ‘gol’.

Saat ini ada 298 saham menguat, 157 saham turun, dan 160 saham stagnan. Nilai transaksi juga sudah melesat menjadi Rp 10,02 triliun dengan volume perdagangan 13,83 miliar saham.


Net sell asing pada pagi ini mencapai Rp 79,92 miliar, kendati di pasar nego dan tunai ada net buy Rp 33 miliar.

Dengan penguatan ini, IHSG sudah melesat 26% dalam 6 bulan terakhir, dan hanya turun 1,96%.

Berikut saham-saham top gainers pagi ini:

1. BPD Banten (BEKS) +34,32% Rp 137/saham

2. Indosat (ISAT) + 20,07% Rp 5.450/saham

3. Bank Bukopin (BBKP) +18,37% Rp 580/saham

4. Bank Panin Dubai (PNBS) +17,07% Rp 96/saham

5. Merdeka Copper Gold (MDKA) +13,39% Rp 2.540/saham

Top Foreign Buy

1. Bank Central Asia (BBCA) net buy Rp 96 miliar, saham +0,96% Rp 34.350

2. Merdeka Copper (MDKA) net buy Rp 20,5 miliar

3. Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) net buy Rp 12,7 miliar, saham +1,68% Rp 10.575

4. United Tractors (UNTR) net buy Rp 12,1 miliar, saham +2,35% Rp 27.225

5. Unilever (UNVR) net buy Rp 10 miliar, saham +0,66% Rp 7.650

Sebelumnya, dalam risetnya, CGS-CIMB Sekuritas memaparkan, stimulus jumbo di AS sebesar US$ 900 miliar sudah dinantikan para pelaku pasar dalam beberapa bulan terakhir. Persetujuan stimulus itu akan menjadi katalis positif bagi market untuk jangka pendek. Selain itu, beberapa harga komoditas dunia juga diprediksi kembali menguat.

“IHSG diprediksi menguat pada perdagangan hari ini pada rentang 6.080 – 6.120,” tulis CGS CIMB Sekuritas, Senin (21/12/2020).

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)