Kepemilikan Wanaartha di Bank Banten Menyusut, Ada Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia– Kepemilikan PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha di PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) menyusut hingga di bawah 5%, seiring dengan berakhirnya Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI pada pekan ini.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 28 Desember 2020 kepemilikan Wanaartha Life di Bank Banten mencapai 13,86%. Namun sehari sesudahnya turun menjadi 11,78%, atau setelah saham baru Bank Banten diterbitkan, hasil dari pelaksanaan HMETD atau rights.

Kepemilikan ini terus menyusut hingga 9,7% pada 4 Januari 2020. Sehari sesudahnya, Wanaartha Life sudah tidak tercatat dalam kepemilikan di Bank Banten di atas 5%.


Berdasarkan informasi dari pelaku pasar bahwa berkurangnya porsi kepemilikan ini karena Wanaartha Life tidak mengeksekusi haknya dalam PUT VI. Efek dilusi dari aksi korporasi ini mencapai 90%.

Namun, efek dilusi ini tidak sebesar tersebut karena 61% HMETD telah dilaksanakan dengan nilai raupan dana Rp 1,87 triliun.

CNBC Indonesia berusaha mengonfirmasi mengenai ke hal ini kepada Direktur Utama WanaArtha Life Yanes Y. Matulatuwa, namun belum mendapatkan respons hingga berita ini diturunkan.

Sebelumnya, Bank Banten meraih dana sedikitnya Rp 1,87 triliun dalam Penawaran Umum Terbatas atau rights issue VI yang selesai pada awal tahun ini. Usai rights issue kepemilikan Pemerintah Provinsi Banten melalui PT Banten Global Development (BGD) naik jadi 78,21%.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah HMETD atau rights yang telah dieksekusi pada PUT IV BEKS mencapai 37,43 miliar atau senilai Rp 1,87 triliun. Pemprov Banten melalui BGD mengeksekusi seluruh haknya dengan nilai Rp 1,55 triliun. Adapun investor ritel melaksanakan haknya dengan nilai total Rp 312,65 miliar.

Akibat banyak pemegang saham tidak mengeksekusi haknya, maka kepemilikan Pemprov Banten di Bank Banten naik menjadi 78,21%, dari sebelumnya 51%. Sementara itu kepemilikan publik di BEKS tersisa 21,79%.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)