Ketidakpastian Mereda, IHSG Berpeluang Tembus 6.000 di 2021

Jakarta, CNBC Indonesia- Head of Investment & Research BNI Asset Management, Yekti Dewanti menilai pada posisi IHSG di level 5.500 saat ini, mendorong investor ritel dan institusi untuk melakukan aksi ambil untung. Meskipun demikian, kuatnya aliran modal asing masih mampu mendorong penguatan indeks dalam jangka menengah.

Selain itu, Yekti juga melihat adanya pergeseran alokasi aset kelas ke aset yang lebih berisiko seperti pasar saham. Dimana IHSG diproyeksi akan menyentuh level 6.000 di tahun depan sangat terbuka ditopang meredanya ketidakpastian pasar global serta besarnya peluang stimulus fiskal di masa mendatang.

Selengkapnya saksikan dialog Maria Katarina dengan Head of Investment & Research BNI Asset Management, Yekti Dewanti dalam Closing Bell,CNBCIndonesia (Rabu, 18/11/2020)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini