Ramai Kabar Positif, Bursa Eropa Melonjak di Sesi Awal

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Eropa menguat pada sesi awal perdagangan Jumat (8/1/2021), karena investor global mengantisipasi stimulus yang lebih besar setelah Partai Demokrat menguasai pemerintahan dan legislasi Amerika Serikat (AS).

Indeks Stoxx 600, yang berisi 600 saham unggulan di Eropa naik 0,7% di awal perdagangan. Indeks saham sektor perjalanan dan tamasya melompat 2,7% memimpin indeks saham sektoral lainnya.

Setengah jam kemudian reli indeks Stoxx bertambah menjadi 3,2 poin (+0,79%) ke 411,72. Indeks DAX Jerman tumbuh 155,3 poin (+1,11%) ke 14.123,53 dan CAC Prancis bertambah 39,7 poin (+0,7%) ke 5.709,54. Di sisi lain, indeks FTSE Inggris naik 21,2 poin (+0,31%) ke 6.878,15.


Kenaikan tersebut mengikuti kondisi di bursa Asia yang mayoritas menguat, dipimpin indeks Kospi Korea Selatan yang melesat 2,8%. Indeks bursa China sedikit melemah setelah bursa New York kembali mengumumkan akan menghapus pencatatan saham emiten AS.

Saham Hyundai melambung 22,82% menyusul laporan kesepakatan antara perseroan dan raksasa teknologi Apple untuk mengembangkan mobil listrik dan baterai.

Kontrak berjangka (futures) indeks bursa AS cenderung menguat setelah kemarin Wall Street melambung pasca pengesahan kemenangan Joe Biden. Presiden AS Donald Trump menyatakan akan ada transisi kekuasaan yang tertib pada 20 Januari.

Meski demikian, seruan pemakzulan terus mengemuka setelah sebelumnya mantan taipan properti tersebut menyerukan pendukungnya untuk mengepung Capitol Hill, yang berujung pada tewasnya empat orang.

Pada perkembangan lain, Partai Demokrat juga memenangkan pemilihan Senat di Georgia. Dua orang calon Senator asal Demokrat yakni Jon Ossoff dan Raphael Warnock berhasil merebut dua kursi Senator dari petahana Partai Republik. Dengan begitu saat ini baik Senat maupun The House of Representative (DPR) dikuasai oleh Partai Biru tersebut.

Kemenangan Demokrat di segala lini membuat kemungkinan kebijakan fiskal ekspansif di tengah masih merebaknya pandemi Covid-19 bakal ditempuh. Tambahan stimulus bernilai jumbo berpeluang kembali digelontorkan.

Kabar positif juga datang dari vaksin Covid-19 yang juga memacu sentimen pelaku pasar, setelah studi lab mengindikasikan bahwa vaksin Pfizer dan BioNTech cenderung efektif melawan virus Corona strain terbaru di Inggris dan Afrika Selatan.

Pelaku pasar Benua Biru juga memantau angka pengangguran zona euro pada November.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)