Saham Rokok ‘Kebakaran’ Lagi, Gudang Garam Terparah!

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga saham rokok kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan hari ini, Jumat(11/12/2020) setelah kemarin Pemerintah melalui Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, akhirnya memutuskan menaikkan tarif cukai rokok di 2021 setelah sebelumnya pasar berspekulasi bahwa tidak akan ada kenaikan cukai.

“Kita akan menaikkan cukai rokok sebesar 12,5% (rata-rata) di 2021,” kata Sri Mulyani, Kamis (10/11/2020).

Simak gerak saham rokok pada perdagangan hari ini.


Data perdagangan mencatat, dari 5 emiten produsen rokok raksasa yang melantai di bursa, semuanya terpaksa diperdagangkan di zona merah.

Koreksi dipimpin oleh saham rokok berkapitalisasi pasar besar yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terpaksa anjlok 5,19% ke level harga Rp 41.975/unit.

Selanjutnya untuk saham rokok berkapitalisasi pasar terbesar di bursa yakni PT H M Sampoerna Tbk (HMSP)terpaksa menduduki posisi kedua koreksi terbesar setelah ambles 4,49% ke level harga Rp 1.595/unit.

Sedangkan koreksi paling tipis dibukukan oleh PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) yang turun tipis 0,84% ke level harga Rp 590/unit.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya memutuskan untuk menaikkan tarif cukai rokok di 2021. Kenaikan cukai rokok di 2021 rata-rata 12,5%.

Dengan ini harga rokok bisa lebih mahal di 2021 hingga mencapai 14%.

“Kenaikan CHT [Cukai Hasil Tembakau] ini akan menyebabkan rokok jadi lebih mahal atau naik menjadi 13,7-14% sehingga makin tidak dapat terbeli,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Kamis (10/12/2020).

Berikut Rincian kenaikan tarif cukai tembakau 2021 :

Sigaret Kretek Mesin (SKM)

SKM 1 : Kenaikan Rp 125/Batang atau 16,9% [Tarif Cukai 2021 Rp 865/Batang)
SKM IIA : Rp 65/Batang atau 13,8% [Tarif Cukai 2021 Rp 535/Batang]
SKM IIIB : Rp 70/Batang atau 15,4% [Tarif Cukai 2021 Rp 525/Batang]

Sementara untuk SPM atau Sigaret Putih Mesin

SPM I : Rp 145/Batang atau 18,4% [Tarif Cukai 2021 Rp 935/Batang]
SPM II A : Rp 80/Batang atau 16,5% [Tarif Cukai 2021 Rp 565/Batang]
SPM IIIB : Rp 470/Batang atau 18,1% [Tarif Cukai 2021 Rp 555/Batang]

“Jadi untuk rata-rata sebesar 12,5% kenaikannya. Untuk Sigaret Kretek tangan tidak mengalami kenaikan di 2021,” tegas Sri Mulyani.

[Gambas:Video CNBC]

(trp/trp)