Sahamnya Jatuh, Ustad Yusuf Mansur Atur Strategi “Usir” Asing

Jakarta, CNBC Indonesia – Ustaz Yusuf Mansur mengajak para investor ritel Tanah Air untuk membeli saham 1 hingga 2 lot saja. Hal ini menurutnya dapat mengusir investor asing.

“Dulu kita pake pake bambu runcing… Ngusir asing, hehehe. Skrg, pake pasukan 1 lot 2 lot,” tulis Yusuf Mansyur dalam akun Instagramnya, Jumat (11/12/2020).

Salah satu saham yang dibahas oleh Yusuf Mansur adalah PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang ambles 6,92% ke alias menyentuh level auto reject bawah (ARB) ke harga Rp 4.170/saham, pada Jumat (11/12/2020).


KAEF bersama saham farmasi lainnya memang jatuh perdagangan kemarin. Saham farmasi lainnya adalah PT Pharos Tbk (PEHA) juga kena ARB karena drop 6,91% ke level harga Rp 1.820/unit. Kemudian saham PT Indofarma Tbk (INAF) drop 6,83% ke level Rp 4.090/unit.

Selain itu, saham PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) juga drop 6,19% ke level Rp 1.440/unit dan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) drop 0,68% ke level Rp 1.470/unit.

Yusuf Mansur pun memaparkan bahwa andaikan naik atau turun pada sesi perdagangan hal tersebut tidak akan berpengaruh. Untuk itu, ustaz Mansyur sedang sedang mencari sekuritas yang mudah diajak kerjasama.

Yusuf Mansyur pun mengajak anak-anak muda untuk membeli saham sekedar 1 hingga 2 lot saja. Hal ini agar dapat menyapu bersih saham-saham BUMN.

“Yg andai naik turun juga ga ngaruh. Makanya tar saya coba pikirin kemudahan beli sahamnya dah. Nyari sekuritas yg enak diajak kerjasama. Bismillaah walhamdulillaah. Asyik aja. Ada 1jt anak muda aja, udah 1-2jt lot. Hehehe. Bisa sapu bersih saham2 BUMN,” papar dia.

Dalam postingannya, Yusuf Mansyur juga menyertakan daftar saham-saham yang sempat menjadi tren sebelumnya.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)