Dapat Pinjaman Gadai BPKB? Cek Tips Kelola Dananya di Sini!

Dapat Pinjaman Gadai BPKB? Cek Tips Kelola Dananya di Sini!

Sebagai pemilik kendaraan bermotor, baik itu motor ataupun mobil, Anda pasti memiliki BPKB atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor, kan? Karena itulah BPKB pun termasuk ke dalam kategori certificate of ownership, yaitu salah satu jenis dokumen penting. Hal ini juga berarti bahwa BPKB dapat dipergunakan sebagai media jaminan, termasuk sebagai jaminan saat Anda mengajukan pinjaman dana.

Pengajuan Pinjaman dengan Gadai BPKB

Karena BPKB dapat digunakan sebagai jaminan, tak heran jika ada banyak lembaga keuangan maupun lembaga pinjaman yang menyediakan layanan pinjaman uang tunai dengan cara gadai BPKB motor maupun mobil. Dana yang diperoleh nantinya dapat Anda manfaatkan untuk berbagai tujuan dan kebutuhan. Misalnya untuk membayar uang sekolah atau uang kuliah anak, modal usaha, biaya berobat, biaya perawatan rumah sakit, dan sebagainya.

Untuk pinjaman dengan gadai BPKB, ada beberapa faktor yang menentukan besarnya dana pinjaman yang akan Anda peroleh nantinya. Misalnya jenis BPKB kendaraan yang digadaikan, di mana gadai BPKB mobil cenderung mendapatkan plafon pinjaman yang lebih tinggi dibandingkan BPKB motor, nilai ekonomis kendaraan pada saat pengajuan pinjaman diajukan, usia kendaraan, dan sebagainya.

Dan terlepas dari berapa besar dana yang Anda peroleh dengan cara gadai BPKB kendaraan pribadi Anda, mempergunakan dananya dengan bijak dan cermat adalah sebuah keharusan. Pasalnya, ada cicilan yang wajib Anda bayarkan selama jangka waktu pinjaman tertentu (tenor), yang juga harus dibayarkan secara teratur dan tepat pada waktunya.

Meski demikian, sebagaimana yang barangkali sudah Anda ketahui, pengajuan pinjaman uang tunai dapat menjadi solusi yang andal untuk menyelesaikan masalah yang Anda hadapi, terutama yang bersifat urgen. Pasalnya, bisa jadi Anda tidak memiliki tabungan, atau tabungan yang Anda miliki masih belum cukup untuk menutupi kebutuhan mendesak tersebut.

Oleh karena itu, kehadiran lembaga keuangan maupun lembaga pinjaman seperti BPKBsaya.com ini bisa jadi mitra Anda untuk memenuhi kebutuhan urgen yang tengah Anda hadapi.

Pengajuan Pinjaman dengan Gadai BPKB Kendaraan

Pada artikel sebelumnya, Anda bisa temukan beberapa persyaratan umum, dokumen yang dibutuhkan, hingga langkah-langkah pengajuan pinjaman uang tunai dengan menggadaikan BPKB kendaraan Anda sebagai jaminan. Informasi tersebut bersifat umum dan biasanya diterapkan di berbagai lembaga keuangan, pinjaman, maupun gadai yang menyediakan layanan ini.

Meski demikian, tak ada salahnya apabila Anda juga menghubungi langsung lembaga pilihan Anda untuk mendapatkan informasi lengkap soal pengajuan pinjaman dengan gadai BPKB mobil ataupun motor agar tidak ada persyaratan maupun dokumen yang terlewatkan. Di samping itu, catat juga bahwa masing-masing lembaga juga menetapkan besaran suku bunga yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, sambil meminta informasi terkait dengan persyaratan dan dokumen pengajuan pinjaman, Anda pun sangat dianjurkan untuk menggali info sebanyak-banyak, termasuk mengenai suku bunga pinjaman, pilihan tenor yang tersedia, plafon pinjaman, hingga skema gadai BPKB yang diberlakukan.

Di BPKBsaya.com, Anda bisa temukan seluruh informasi yang Anda miliki langsung dari website. Dan apabila Anda membutuhkan informasi lebih lengkap, Anda bisa hubungi layanan pelanggan melalui WhatsApp yang tautannya sudah tersedia di website BPKBsaya.com.

Tips Mengelola Dana Pinjaman

Apakah pengajuan pinjaman uang tunai Anda sudah disetujui? Kalau iya, jangan langsung Anda hambur-hamburkan, ya! Karena sama halnya dengan dana masuk yang Anda terima dari gaji atau bentuk upah/penghasilan lainnya, Anda pun perlu mempergunakan dana pinjaman dengan tepat dan cermat. Simak tipsnya berikut ini sebagai panduan Anda.

1. Gunakan sesuai kebutuhan.

Ketika Anda mengajukan pinjaman gadai BPKB, apa tujuan penggunaan dana tersebut? Apakah sebagai pinjaman modal usaha? Atau diniatkan untuk membayar uang sekolah anak? Apapun tujuannya, pastikan bahwa dana tunai yang sudah cair tersebut benar-benar Anda gunakan sesuai kebutuhan yang sudah Anda tetapkan di awal.

Dan jika ada sisa dana karena jumlah pinjaman yang cair ternyata lebih besar dari pengeluaran yang jadi kebutuhan tersebut, Anda tetap harus bisa mengendalikan diri. Karena ingat tujuan awal Anda mengajukan pinjaman, yaitu untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Sedangkan untuk kebutuhan harian atau kebutuhan yang bersifat reguler, pengeluarannya sudah semestinya Anda anggarkan untuk dipenuhi lewat pemasukan rutin Anda, misalnya gaji.

2. Kelebihan dana bukan untuk berfoya-foya.

Sekali lagi ditegaskan bahwa dana pinjaman yang telah cair tersebut idealnya dipergunakan untuk kebutuhan yang mendesak. Dan jika masih ada dana yang tersisa setelah kebutuhan mendesak tersebut terpenuhi, jangan langsung Anda hamburkan. Ingat bahwa dana sisa tersebut tetaplah merupakan bagian dari pinjaman yang wajib Anda lunasi angsurannya secara rutin tiap bulan. Jadi, sebaiknya dana yang tersisa Anda sisihkan dan simpan terlebih dahulu untuk berjaga-jaga apabila ada kebutuhan mendesak lainnya di kemudian hari.

3. Kelebihan dana bisa dialihkan untuk investasi atau usaha.

Alternatif yang bisa Anda pilih apabila ada sisa dana adalah menggunakannya untuk pengeluaran yang bersifat produktif. Contohnya untuk membuka usaha sendiri, atau untuk berinvestasi. Apalagi, pilihan investasi saat ini sudah sangat beragam dan bisa Anda mulai meskipun dengan modal yang tidak terlalu besar sekalipun.

4. Apabila memungkinkan, tutup kredit yang ada sesegera mungkin.

Dan jika memungkinkan serta diperbolehkan, sisa dana yang masih ada pun bisa Anda manfaatkan untuk menutup kredit yang ada. Agar tidak salah langkah, pastikan dulu dengan lembaga penyedia pinjaman kalau Anda diperbolehkan untuk menutup kredit lebih awal atau tidak. Di samping itu, pastikan pula bahwa Anda memiliki uang cukup agar dapat menutup kredit Anda.

Dengan menutup kredit lebih awal, kondisi finansial Anda pun akan jadi lebih leluasa di kemudian hari, kan? Karena dengan demikian, beban kredit yang cicilannya harus Anda tanggung pun jadi berkurang, sehingga Anda nantinya akan bisa menikmati cukup dana yang dapat dialokasikan untuk tabungan maupun investasi jangka pendek yang bisa dicairkan dalam waktu singkat, bahkan hingga investasi jangka panjang.

Manfaatkan Dana Pinjaman dengan Bijak

Ada beragam alasan mengapa banyak orang yang memanfaatkan gadai BPKB kendaraan bermotor untuk mendapatkan pinjaman uang tunai. Salah satunya adalah proses pengajuannya yang terbilang relatif lebih mudah, serta lama waktu pemrosesan yang cepat. Bahkan, tak sedikit lembaga keuangan maupun pinjaman yang menyanggupi pencairan dana hanya dalam hitungan hari – biasanya, dana malah sudah bisa cair dalam waktu 3 hari.

Hal ini dikarenakan plafon pinjaman untuk gadai BPKB kendaraan yang relatif lebih rendah, apalagi jika dibandingkan dengan pinjaman yang mempergunakan surat tanah atau rumah sebagai jaminannya. Pasalnya, nilai kendaraan bermotor secara umum lebih kecil daripada nilai tanah maupun rumah, sehingga memengaruhi batasan plafon pinjaman yang dapat dicairkan.

Itulah informasi mengenai pengajuan pinjaman dengan gadai BPKB serta tips mengelola dana pinjaman yang sudah cair dengan bijak dan cermat. Apabila Anda memiliki kebutuhan mendesak untuk pendidikan anak, pengobatan, sampai modal usaha, segera hubungi BPKBsaya.com dan dapatkan solusinya yang mudah, cepat, dan aman!