Transaksi Tembus Rekor! Wuusss…10 Saham Ini Meroket Kemarin

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan Rabu kemarin (25/11/2020) akibat aksi ambil untung, meskipun indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini sempat melesat tinggi 1,22% di awal perdagangan.

Koreksi IHSG di akhir perdagangan ini berbeda dengan optimisme pasar di tengah kabar baik vaksin dan prospek Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Joe Biden-Kamala Harris.

Indeks acuan bursa nasional tersebut ditutup melemah 0,38% atau 21,7 poin menjadi 5.679,24. Sebanyak 184 saham menguat, 271 melemah, dan 168 lainnya tak mengalami perubahan harga.


Di Asia, mayoritas bursa saham bergerak positif, di mana Nikkei menguat 0,50% menjadi pemimpin reli di kawasan dan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,31%. Sebaliknya, bursa Shanghai melemah 1,19%.

Sebelumnya pada perdagangan Selasa (24/11), Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) juga sukses menembus level psikologis 30.000.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan pada perdagangan kemarin, IHSG mencatatkan rekor barunya untuk frekuensi perdagangan dan nilai transaksi tertinggi.

“Merespons kenaikan DJI [indeks Dow Jones] di US,” kata Laksono, dikutip CNBC Indonesia, Kamis (26/11).

Sentimen ini membawa perdagangan di BEI, berhasil menembus nilai transaksi perdagangan tertinggi sepanjang tahun ini dengan nilai transaksi mencapai Rp 18,16 triliun, dengan volume perdagangan 35,30 miliar saham dan frekuensi 1,42 juta kali.

Berikut 10 Top Gainers per 25 November

1. Bumi Resources (BUMI), +26,32% Rp 72, nilai transaksi Rp 264,5 miliar
2. Indomobil Sukses (IMAS), +25% Rp 1.175, transaksi Rp 184,1 miliar
3. Sentul City (BKSL), +20% Rp 60, transaksi Rp 200 miliar
4. Sky Energi (JSKY), +19,64% Rp 268, transaksi Rp 98 miliar
5. Indomobil Multi (IMJS), +18,42% Rp 360, transaksi Rp 86,6 miliar
6. PP Properti (PPRO), +8,51% Rp 102, transaksi Rp 348,2 miliar
7. United Tractors (UNTR), +8,03% Rp 24.225, transaksi Rp 515,8 miliar
8. Dewata Freight (DEAL), +7,95% Rp 163, transaksi Rp 37,1 miliar
9. Delta Dunia (DOID), +4,90% Rp 300, transaksi Rp 153,3 miliar
10. Bank BRI (BBRI), + 2,86% Rp 4.320, transaksi Rp 1,2 triliun

Kemarin, investor asing mencetak pembelian bersih (net buy) senilai Rp 268 miliar di pasar reguler, di tengah nilai transaksi bursa Rp 18,2 triliun. Investor asing memborong saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebanyak 524 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak Rp 170 miliar.

Sedangkan penjualan dilakukan asing di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebanyak Rp 325 miliar dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) sebanyak Rp 94 miliar.

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)