Usai Stock Split, Induk SCTV Mau Negosiasi Utang Rp 986 M

Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten media Grup Emtek, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), mengumumkan anak usahanya, PT Elang Andalan Nusantara (EAN) telah menandatangangi amandemen atas surat utang konversi pada 20 Maret 2020 dengan API Investment Limited.

Adapun jumlah pokok surat utang konversi tersebut adalah sebesar US$ 70 juta atau sekitar Rp 985,60 miliar dengan asumsi kurs Rupiah 14.080/US$.

“Amandemen surat utang mengatur mengenai perpanjangan jatuh tempo surat utang yang semula 12 bulan menjadi 24 bulan sejak tanggal penerbitan,” tulis pengumuman manajemen Emtek, dikutip Jumat (18/12/2020).


Seperti diketahui, EAN adalah perusahaan yang 55% sahamnya dimiliki oleh PT Kreatif Media Karya (KMK). KMK, adalah perseroan terbatas yang beralamat di SCTV Tower, Senayan City, yang sahamnya 99,99% dimiliki oleh Grup Emtek.

Adapun, pertimbangan dilakukannya transaksi ini untuk mendukung kegiatan usaha EAN. Mengingat nilai transaksi ini tidak melebihi dari 20% ekuitas perseroan, maka, transaksi ini bukan transaksi material sesuai ketentuan pasal 3 ayat (1) POJK No.17/2020.

“Tidak ada dampak yang material yang merugikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha,” katanya.

Sebelumnya, Emtek juga telah mendapat persetujuan pemegang saham untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

“Menyetujui perubahan nilai nominal saham Perseroan (Stock Split) dari nilai nominal sebelumnya adalah sebesar Rp 200 per saham menjadi Rp 20 per saham atau dengan rasio 1:10,” ungkap manajemen EMTEK, dalam keterbukaan informasi, Rabu (16/12/2020).

Dengan keputusan tersebut, perseroan mengubah alokasi permodalan. Modal dasar perusahaan berjumlah Rp 2.51 triliun yang terdiri dari 126 miliar saham, masing-masing saham bernilai Rp 20.

Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor 44,91 persen, atau senilai 56,43 miliar saham atau dengan nominal seluruhnya sebesar Rp 1,12 triliun telah disetor kepada perseroan oleh masing-masing pemegang saham dengan rincian serta nilai nominal saham yang disebutkan sebelum akhir akta.

Selanjutnya, 100 persen dari nilai nominal setiap saham yang telah ditempatkan tersebut, atau seluruhnya berjumlah Rp 1,12 triliun tersebut telah disetor penuh sebagaimana mustinya kepada Emtek oleh masing-masing pemegang saham.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)