Walau Vaksin Corona ‘Makan Korban’, Rupiah Ogah Melemah!

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat di perdagangan hari ini. Berbagai kabar positif soal vaksin anti-virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) berhasil mengatrol optimisme pelaku pasar.

Hari ini, Kamis (10/12/2020), US$ 1 dihargai Rp 14.070 kala pembukaan pasar spot. Rupiah menguat 0,07% dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelum cuti bersama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).


Investor terus memburu aset-aset berisiko karena sudah ada langkah maju dalam ‘perang’ melawan pandemi virus corona. Setelah hampir setahun penduduk bumi dipaksa mengalah, kini saatnya bangkit dan melawan.

Ya, vaksin anti-virus corona sudah tersedia. Inggris menjadi negara pertama yang melakukan proses vaksinasi massal, berbekal vaksin bikinan Pfizer-BioNTech.

Memang sempat ada kehebohan, dua orang petugas medis yang menerima vaksin dilaporkan mengalami reaksi alergi yang serius. Akan tetapi, reaksi semacam itu tidak aneh dalam vaksinasi. Bagaimana pun, vaksin adalah benda asing yang tentu akan diterima dengan berbeda oleh tubuh satu orang dengan lainnya.

“Saya tidak akan membuat generalisasi. Wajar ini terjadi, dunia perlu tahu bahwa pasti ada orang yang akan bereaksi terhadap vaksin,” tegas Gregory Poland, Virologis di Mayo Clinic yang berbasis di Minnesota, seperti dikutip dari Reuters.